Sunday, November 12, 2017

Hadiah Ultah Dari Suamiku Membuatku Sangat Menikmatinya

Anda sedang membaca Hadiah Ultah Dari Suamiku Membuatku Sangat Menikmatinya hanya di DesahanCeritaDewasa.
Silahkan menggunakan tombol Bookmark untuk mendapatkan notifikasi Cerita Dewasa Terbaru dilain waktu saat Anda mengunjungi DesahanCeritaDewasa. Kami sangat bersyukur jika Anda membiarkan DesahanCeritaDewasa menjadi situs cersex favorit Anda.

Hadiah Ultah Dari Suamiku Membuatku Sangat Menikmatinya
Hadiah Ultah Dari Suamiku Membuatku Sangat Menikmatinya

Cersex Dewasa - Aku dan suami aku baru menikah sekitar 8 bulan, bagiku suami aku adalah guru seksku yang paling luar biasa, terkadang aku sampai kewalahan menghadapi gairahnya yang begitu tinggi. Sebelum menikah mungkin aku adalah gadis yang lugu, Sex adalah hal yang tabu bagiku, tetapi begitu merasakan nikmatnya sex, aku begitu merindukannya setiap waktu.

Suamiku orang yang inovatif dalam urusan ranjang, dari aku yang lugu menjadi aku yang liar dan haus sex dibuatnya. Terkadang dalam bersetubuh kami menggunakan alat bantu, kami mempunyai beberapa alat bantu seperti butterfly, kondom sambung dan vibrator. Dari semua alat bantu tersebut semuanya memberikan kenikmatan yang berbeda-beda, tetapi favoritku adalah vibrator.

Suami aku sangat senang melihat aku bermasturbasi dan dia lah yang pertama kali mengajarkan masturbasi kepadaku, dan dia nggak keberatan apabila aku bermasturbasi didepan dia, malah katanya aku sangat seksi dan merangsang, kalau sudah begitu masturbasiku pasti berganti dengan persetubuhan yang liar dan panas.

Selain menggunakan alat bantu, kami juga suka bersetubuh ditempat-tempat yang nggak lazim, bosan kalau ditempat tidur terus kata suami aku. Kami pernah bersetubuh di taman depan rumah dimana tingkat ketahuan sama orang lainnya sangat tinggi. Seru sekali nikmat sambil deg-degan.

Selain itu kami pernah bersetubuh diatas balkon sebuah apartemen terkemuka di Jakarta, kalau penghuni kamar sebelah ke balkon juga, wah gimana jadinya, tetapi itulah kenikmatannya. Kami juga pernah bersetubuh dikolam renang salah satu hotel di Bali dan hampir ketahuan.

Sebenarnya bukan itu yang mau aku ceritakan. aku mau bercerita tentang hadiah ulang tahun yang diberikan oleh suami aku bulan yang lalu, tepat pada usiaku yang ke-28. Pada waktu itu kami sepakat merayakan disebuah hotel, cuma aku dan suamiku. Hotelnya ada di kawasan Slipi, kami menyewa salah satu kamar yang ada dilantai 21. Memang dari rumah aku sudah menduga bahwa ada kejutan yang sangat merangsang yang akan diberikan oleh suami aku, tetapi aku nggak menduga betapa luar-biasanya kejutan tersebut.

Saat makan malam suami aku memberikan ucapan selamat ulang tahun kepadaku.
“Met ultah Sayang”.

Kemudian dia mengambil sesuatu dari saku celananya, sebuah kotak hitam kecil dan membukanya di hadapanku. Wah sebuah kalung dari emas putih bermatakan berlian, aku senang sekali karena walaupun buas diranjang, Suamiku sangat romantis.

“Sini aku pakaikan” kata suami aku seraya memakaikan kalung tersebut.
“Terima kasih ya Mas” kataku.
“Itu masih hadiah pembukaan Sayang, masih ada paket hadiah yang lainnya” katanya.
“Apaan tuh Mas, jangan main rahasia-rahasiaan dong” kataku lagi.
“Sekarang kita selesaikan makam malamnya nanti hadiah utamanya diberikannya di dalam kamar” katanya genit.

Rasanya aku tahu apa hadiah utamanya kataku dalam hati, pasti dia memberikan sex toys baru lagi. gak lama kami menyelesaikan makan malam kami, setelah berjalan-jalan sebentar melihat lihat pemandangan di lobby, suami aku mengajakku kembali ke kamar.
“Mau lihat hadiah utamanya nggakk?” katanya, aku cuma tersenyum.
“Bikin penasaran orang aja” kataku.

“aku kan mau memberikan sesuatu yang beda, Sayang” katanya lagi.
gak lama sampailah kami di kamar. suami aku menyalakan TV dan aku masih bertanya-tanya dalam hati mengenai kejutan dari suami aku.
“Siap untuk kejutannya, Sayang” katanya sambil mencium bibirku dengan lembut.
Itulah suami aku, dia sangat tahu bagaimana memperlakukan perempuan.

Kamipun mulai berciuman, ternyata ini toh kejutannya kataku, tetapi masa cuma ini sih, yang seperti ini kan tiap hari kami lakukan.
Saat aku sedang terbuai ketika tetek aku dicumbu oleh suami aku, bel kamar berbunyi kembali, suami aku memintaku untuk membuka pintu.
“Selamat malam, Mbak’ apakah ini kamar Pak Ardi ?” seorang pemuda bertanya kepadaku.

“O iya benar, ayo masuk. Pak Ardi nya ada kok di dalam” dalam hati aku mengomel kok datang di saat yang nggakk tepat sih, orang lagi mau asik diganggu.
“Halo Marcel, ayo silakan duduk jangan sungkan, perkenalkan ini Sinta, istri saya”. Sapa Suamiku
“Marcel”, kata pemuda tersebut sambil menyodorkan tangannya.
“Sinta“, kataku singkat.
“Bawa pesanan saya Cel?”, tanya suami aku.
“Bawa Mas”, katanya sampil menyerahkan sesuatu kepada suami saya.
Rupanya sebotol champagne.

“Hari ini Mbak Sinta ulang tahun Cel, kita harus memberikan hadiah yang khusus, sekarang tolong persiapkan dong”, kata suami aku meminta si Marcel menyiapkan minuman tersebut.

“Baik Mas” kata Marcel sambil tersenyum.
gak lama Marcel datang dengan 3 gelas champagne.
“Mari kita bersulang”, kata suami aku sambil membagikan gelas.
“Demi kebahagiaan kamu, Sayang” kata suami aku lagi.

Kami menghabiskan isi gelas tersebut. Setelah itu kami ngobrol tentang bebagai hal, dari politik sampai ke lelucon porno, tetapi ketika ngobrol aku kok merasa begitu horny, aku terangsang sekali.

Nafasku turun naik seolah olah enggakk mampu menahan birahi dan apabila aku menggeser pantatku dari tempat tidur. Sedikit gesekan pada meqi saja memberikan rangsangan yang sungguh luar biasa, aku gak tahan lagi tetapi aku masih sadar karena aku melihat masih ada Marcel di situ.

“Mas”, kataku lirih sambil menahan gejolak birahi, maksudku agar menyuruh Marcel pulang dan kami dapat melanjuntukan pertempuran yang tertunda.
tapi suami aku malah berkata,
“Siap buat hadiahnya Sayang?”.

Tangan suami aku meremas perlahan tetek aku dan bibirnya melumat bibirku. Sekarang aku sudah lupa diri, setiap remasan pada tetek aku membuat aku nggak peduli lagi bahwa ada orang lain dikamarku. Satu demi satu kancing bajuku terlepas.

Suami aku terus mencumbuku, karena sudah nggak tahan aku juga merespon rangsangan suami aku, malam itu setiap sentuhan maupun remasan rasanya lebih nikmat satu juta kali dibanding biasanya. aku telanjang bulat sekarang, aku terus merasakan nikmatnya remasan di tetek aku, suami aku meminta aku telentang kemudian dia mengangkangkan kedua pahaku dan menjilati seluruh meqi aku.

“Aaaccrhh..”, aku menggelinjang nikmat.
Klitorisku distimulasi dengan sedemikian nikmatnya. Sambil merasakan nikmat pada meqi aku, aku meremas tetek aku sendiri, suami aku rupanya mengerti sambil menjilati meqi aku tangannya membantu meremas tetek aku dan memilin putingku.

Mataku terpejam nikmat, hebat sekali suami aku malam ini, lebih hebat dari biasanya.

Meqi Aku sekarang dia menjilati seluruh tetek aku dan puting nya, aku cuma bisa terpejam nikmat. Antara sadar atau nggak sadar aku merasa saat memegang rambut suami aku rasanya kok berbeda.

Betapa terkejutnya aku ketika aku membuka mataku bukannya suami aku yang ada didepanku tetapi si Marcel yang sudah telanjang bulat juga, aku terkejut, aku mau marah tetapi nggak bisa, kenikmatan demi kenikmatan yang kuperoleh mengalahkan segalanya. Kulihat suami aku duduk di kursi di samping ranjang sambil mengurut-urut penis nya.

“Mas, kamu..”, kataku gak sanggup meneruskan kata kataku karena menahan nikmat.
“Nikmati saja hadiahnya Sin”, katanya.
Aku pun melihat dia pun sudah dikuasai nafsu melihat istrinya dicumbu sedemikian rupa. Aku pun memutuskan untuk menikmati saja malam ini karena aku nggak dapat berhenti lagi dan sudah terlanjur.

Marcel memintaku untuk berjongkok, kemudian mengarahkan penis nya kemukaku, aku mengerti dengan segera saja kusambar dan kumasukan kedalam muluntuku, kuhisap dan kunikmati sedemikian rupa. Marcel menggelinjang sedemikian rupa, menahan nikmat.
“Teruus Mbak Sinta, teruuss..”, katanya meracau.

Penis Marcel ukurannya sama seperti suami aku cuma lebih banyak uratnya dan kepalanya lebih besar. Kalau ditaksir umurnya mungkin baru sekitar 20 tahun. Sambil terus meng-oral penis nya si Marcel aku merasa tetek aku ada yang meremas dari belakang, ternyata adalah suami aku. aku tambah nggak karuan saja menahan serangan nikmat dari dua laki laki.

“Masukan sekarang Cel, masukan sekarang..”, pintaku.
dengan lembut Marcel memasukan penis nya ke dalam meqi aku, setiap pergerakan mili demi mili dari penis Marcel memberikan sensasi yang nggak tertahankan.

Marcel terus memompa penis nya didalam meqi aku, sementara itu suami aku mengarahkan penis nya ke dalam mulut istri nya yang udah nafsu banget ini, jadilah meqi dan mulut aku di entot sama dua penis cowok. cuma sekitar 5 menit aku dientot dari 2 lobang begitu aku lalu orgasmeku.

“aku mau sampai”, kataku dengan mulut masih penuh oleh penis suami aku.
Akhirnya,
“Aaarrcchh ..”, aku mengejan hebat, aku merasakan seluruh otot kewanitaanku berkontraksi, pandanganku menjadi gelap rasanya.

Setelah itu kami masih terus mencoba gaya ini dan itu karena kedua laki laki ini mempunyai keperkasaan yang luar biasa di ranjang, baru setelah orgasmeku yang keempat suamiku memuntahkan spermanya didalalam meqi aku dan gak lama Marcel memuntahkan spermanya juga didalam meqi aku.
Setelah itu kami pun tertidur kelelahan.

Saat aku tidur terasa ada yang menciumku.
“Selamat pagi Sayang, gimana hadiahnya semalam?”, ternyata suami aku membangunkanku.
“Mas kok tega sih, aku kan istrimu, kok rela sih istrinya ditiduri orang”, kataku.
“Kamu menikmatinya nggakk?”, dia balik bertanya.

Jujur dalam hati belum pernah aku mendapatkan kenikmatan sedemikian rupa, satu penis aja sudah enak apalagi dua. aku cuma terdiam.
“Ya sudah kalau kamu marah aku minta maaf”, kata suami aku.
“Mas, aku kok bisa terangsang banget sih semalam, memangnya yang diminum apa sih?”, tanyaku.

“Cuma segelas champagne kok, tetapi di gelas kamu ditambah dengan beberapa tetes spanish fly”, katanya sambil tersenyum.
Pantas, umpatku dalam hati, aku begitu terangsang, mungkin kalau dalam kondisi normal aku belum tentu mau ber threesome ria seperti semalam. Kulihat Marcel masih tertidur pulas.

“Marcel itu siapa sih” tanyaku pada suami aku.
“O.. dia gigolo, aku menyewanya untuk kamu, tenang, dia bersih kok”, jawab suami aku.
Pantas goyangan dan pompaannya begitu professional.
“tapi kamu puas kan sama hadiahnya?”, tanya suami aku lagi.

aku cuma tersenyum, aku nggakk mau munafik semalam aku sangat menikmatinya dan mungkin suatu saat rindu untuk mengulanginya lagi. Jujur aku merasa menjadi wanita sejati semalam.

“Ya sudah kalau kamu menikmatinya, aku ke bawah dulu mau cari rokok, ini sisa pembayaran buat si Marcel, nanti serahkan saja ke dia”, kata suami aku sambil pergi meninggaklkan kamar.

Baca juga  :  Pertama Kali Gituan Dengan Mbak SPG Yang Manis

Di dalam kamar aku termenung mengingat kejadian semalam, sungguh luar biasa, sungguh fantastis. Tiba-tiba mataku tertuju kepada Marcel dalam hati aku memuji ganteng juga, badannya sangat atletis.

dalam hatiku terbersit keinginan untuk menikmati Marcel saat suami aku nggak ada, bukankah nggakk masalah kalaupun suami aku sampai tahu, bukankah semalam si Marcel juga sudah ngentot meqi aku di depan suami aku.

untuk memuaskan penasaranku bagaimana bersetubuh dengan gigolo maka dengan lembut aku membangunkan si Marcel dengan cara menghisap penis nya yang masih kecil, perlahanlahan penis itupun menjadi besar, gagah, berotot dan menjulang.

Marcel terbangun, aku minta dipuaskan Marcel dengan cara gigolo yang paling profesional, kami mengulanginya dua kali ditempat tidur dan dikamar mandi, kami mandi bersama. Sekali lagi aku sangat puas.

Sampai saat ini aku masih terkenang dengan kejadian itu, tetapi aku nggak pernah lagi berhubungan seks dengan lelaki lain, biar bagaimanapun bagi wanita seks harus didukung dengan cinta, yang aku lakukan dulu juga karena aku mencintai suami aku.

Tetapi kalau di kemudian hari suami aku mengajakku ber-threesome lagi, tentu saja aku nggak keberatan. Malahan sekarang terlintas di benakku bagaimana jika melakukan foursome atau gangbang sekalian. Walau begitu kenangan tersebut akan kupakai untuk berfantasi saat bersetubuh dengan suami aku ataupun bermasturbasi.