Wednesday, January 24, 2018

Pelampiasan Rina Teman Sekantorku Yang Sering Ditinggal Suami

Anda sedang membaca Pelampiasan Rina Teman Sekantorku Yang Sering Ditinggal Suami hanya di DesahanCeritaDewasa.
Silahkan menggunakan tombol Bookmark untuk mendapatkan notifikasi Cerita Dewasa Terbaru dilain waktu saat Anda mengunjungi DesahanCeritaDewasa. Kami sangat bersyukur jika Anda membiarkan DesahanCeritaDewasa menjadi situs cersex favorit Anda.

Pelampiasan Rina Teman Sekantorku Yang Sering Ditinggal Suami
Pelampiasan Rina Teman Sekantorku Yang Sering Ditinggal Suami

Cerita Seks - Panggil saja nama saya Dio (bukan nama sebenarnya). Saya tipe cowok yang agak pendiam dan berpostur proposional. Kejadian ini benar-benar terjadi mulai akhir Januari tahun 2016 ini. Saya bekerja di sebuah perusahaan swasta di Tangerang.

Sebut saja nama dia Rina . Dia berwajah cantik dan putih dengan tinggi sekitar 160cm dan berat badan sekitar 48 kg. Dia pegawai baru di perusahaan tempat saya bekerja dia mulai bekerja akhir tahun lalu. Awal mula perkenalan kami layaknya karyawati yang baru masuk dikenalkan ke rekan-rekan sepekerjaan.

Pada saat itu saya hanya berpikir “Cantik” dan tidak berpikiran lainnya karena saat berkenalkan dia sudah berkeluarga.

Seiring waktu berjalan kita sering ngobrol dan saling bercerita mengenai kerjaan, keluarga, dan bercanda yang masih wajar. Hal yang paling membuat saya betah ngobrol berlama-lama dengan Rina adalah dia supel dan wangi parfumnya yang nyaman sekali tercium oleh saya. Apalagi bila kita saling berpapasan saya sering sampai menoleh lagi ke belakang karena tergoda wangi dari parfumnya.

Kejadian ini berawal ketika suatu hari saya menanyakan YM (yahoo messenger) dia dengan alasan supaya bisa ngobrol waktu jam kerja senggang, jadi tidak ada yang nge-gossip klo kita deket.

Setelah saya add YM dia kita mulai sering chatting ditengah jam kantor, lama-lama saya tergoda untuk menanyakan hal-hal pribadi kepadanya terutama perihal kehidupan dia dan suaminya. Hingga akhirnya dia bercerita kalau mereka menikah karena paksaan dari masing-masing orang tua, dan hanya bersandiwara di depan orang-orang kalau mereka bahagia.

Semenjak saya mengetahui hal itu mulailah pikiran nakal saya menggoda... kira-kira begini percakapannya:

Dio : Rina beneran kamu dirumah gak dekat sama laki kamu?
Rina : iyah, dia klo malem sering gak pulang, pergi main sama teman-temannya…
Dio : Sibuk urusan kerjaan kali?

Rina : Nggak, sibuk dugem ama teman-temannya.
Dio : Masa sih? emang kamu pernah lihat?
Rina : Ya aku tau aja, ada sodara aku pernah lihat.
Dio : ooohh… kamu kesepian donk klo gitu…
Rina : Tadinya iya, tapi sekarang kamu sering temanin aku klo malem sering telpon dan becanda-canda jadi aku gk BT.

Dio : masa sih??..  BTW Rina mau gk klo kita lebih dari sekedar teman?
Rina : Maksudnya?
Dio : Ya kan kamu gk dekat sama laki kamu, aku juga sebenernya pengen tau kamu lebih jauh.. jadi kita kayak TTM gitu...

Lumayan lama gk dijawab-jawab sama Rina sekitar 2 jam dicuekin YM 

Rina : Aku gk mau klo TTM an gitu….

Dio : lah terus gimana?? kan kita udah berkeluarga (saya juga punya istri sama anak)
Rina : emm... gini aja... nanti pulang kerja kamu ajak aku jalan, aku pengen berdua aja sama kamu.

Dio : (Waduh.... ditantangin gini gw...) Oke, nanti kita karaokean aja yuk aku buka room klo udah di dalem aku kasih tau kamu.
Rina : oke.

Akhirnya pulang kerja saya langsung cabut ke karaoke yang agak jauh dari kantor dan saya langsung kabari dia untuk langsung kesini. Selang 1/2 Jam Rina datang.

Dio : Kamu mau pesan minum atau laper kan pulang kerja?
Rina : Mau minum aja deh.. Lemon Tea..
Dio : oke (ngak seberapa lama minuman dan snack datang)... Kamu mau ngomong apa tadi Rin?

Rina : Iyah aku gk mau TTM an gitu….
Dio : maaf yah tadi, aku cuma ngutarain perasaan ke kamu tapi gk berarti kamu harus mengiyakan, Gk apa-apa kok klo kita temenan aja.
Rina : Kok minta maaf?? aku kan blom selesai….
Dio : ??? tadi katanya gk mau TTM an…
Rina : Gini… Aku seneng deket sama kamu, kamu walaupun awalnya aku kira pendiam ternyata orangnya hangat, aku juga suka cara kamu perlakukan aku dengan sopan...

Dio : Lalu?
Rina : Aku gk mau sekedar TTM sama kamu... Aku maunya....
(Rina langsung meluk saya dan mencium lembut bibir saya) Kok jadi diam?”
Dio : (aku pandangi wajah Rina , aku belai rambutnya lalu aku cium bibirnya dengan mesra dia memejamkan matanya.)

Semenjak kejadian itu kami semakin dekat dan sekitar 3 hari kemudian ketika kami sedang ngobrol-ngobrol di dalam mobil saya, dia tiba-tiba meletakkan tangannya di pangkuan saya dan mulai mendekatkan wajahnya, langsung aku sambut bibirnya yang tampak indah sempurna...

Kami berciuman dan beradu lidah lalu tangan ku memeluk pinggang mungilnya sambil aku membelai lembut punggung sampai batas rok nya... celanaku mulai terasa kesempitan karena ciuman dan pelukan Rina... entah disengaja atau tidak tangan Rina yang ada di pangkuan aku terpeleset dan posisinya sekarang tepat diatas batanganku yang sudah tegang... Rina melepas ciumannya dan terdiam, terlihat mukanya memerah tapi tangannya tidak dia pindahkan dari situ...

Maaf aku gk sengaja Dio... aku katakan “gk apa-apa Rina gk usah malu sayang,”... dia mulai mencium aku lagi, tapi kali ini dia mulai meremas-remas lembut celanaku yang sudah tegang itu… “sebentar.. posisinya miring nih gk enak kataku sambil mencoba meluruskan batanganku supaya tegak dari luar celana” Rina berinisiatif untuk mencoba meluruskan juga tapi sulit karena memang batanganku posisinya agak menekuk tegang kebawah....

Dio : Susah ya sayang?... Benerinnya sambil dibuka aja ya... kamu yang lurusin “sambil aku buka resleting celana aku”
Rina : Emang boleh sayang aku pegang dari dalem?
Dio : Boleh...

Rina : Waww keras udah keras banget sampek gk muat CD kamu sayang... (sebagian batangan aku sampek keluar dari CD ketika sudah berhasil dilurusin sama Rina) panjang, keras, berurat lagi sayang dede kamu... bikin aku kepengen aja sih....

Sambil tangan kiri menarik CD aku, sedikit dia masukkan tangan kanannya untuk meluruskan batanganku.

Dio : Emang pengen kamu apain sayang?
Rina : Aku gemesss “kata Rina sambil menurunkan CD aku dan menggenggam batangan aku yang sudah tegang “Maaf ya sayang...“

Rina langsung membenamkan kepalanya kearah batanganku yang tegang dan mengarah ke mulutnya” Rina langsung menciumi kepala batanganku dengan lembut dan memasukkannya ke dalam mulutnya sambil di pelintir-pelintir dengan lidahnya yang basah....

Aku merasakan kenikmatan yang luar biasa hingga mulutku mendesis perlahan dan aku belai rambut panjang Rina....

Aku tak tinggal diam... perlahan-lahan sambil aku usap pahanya aku naikkan roknya hingga tangan aku bisa mengelus-ngelus CD dan meremas-remas pantat Rina.

Rina : Enak sayang?? tanyanya sambil masih menggenggam batanganku dan mengocoknya perlahan-lahan...
Dio : Enak banget sayang…. masukin semua donk ke mulut kamu...
Rina : Mana muat!! panjang gitu gk bakal muat....
Dio : emang punya laki kamu gk sepanjang ini sayang?
Rina : Nggak lah... dia itu gendut, bantet dede nya kata dia tertawa...
Dio : Kamu suka sayang sama dede aku?
Rina : Hu-uh napsuin sayang... mentok nih klo masuk meki aku...

Sambil tangannya masih mengocok-ngocok lembut batanganku tangan satunya aktif mengelus-ngelus kepala kontolku yang mulai basah... Sensasinya luar biasa....

Aku masukkan tangan aku ke dalam CD Rina dari belakang dan Rina mulai menjilati batanganku lagi dengan rakusnya...

Rina : Hmphhh... Ohhhh... “desahan Rina terdengar ketika tanganku mulai bermain-main di sekitar lubang pantatnya dan mulut mekinya yang sudah basah” Sayang... jangan elus-elus lubang pantat aku... aku malu...

Dio : gk apa-apa sayang, kamu nikmatin aja yah... udah basah banget meki kamu sayang...
Rina : Kita check in aja yuk.
Dio : Oke... (akhirnya kita meluncur ke sebuah hotel di daerah tangerang sambil tangan Rina tetap mengocok-ngocok batanganku dan aku nyetir sambil tidak konsen haha...).

Setelah mendekati hotel Rina merapihkan celana ku dengan hati-hati supaya ngak terjepit resleting celana, lalu kita masuk ke lobby dan pesan room.

Setelah sampai di kamar kami langsung saling berciuman dengan ganasnya dan tangan Rina mulai membuka kancing baju aku satu persatu sambil tetap menikmati lidah aku di dalam mulutnya...

setelah semua kancing baju aku terbuka dia mulai mengelus lembut dada aku dan melepaskan kemejaku...

Rina : “Badan kamu bagus sayang... gk kayak laki aku jelek dan gendut...” lalu dia mulai menjilati puting dadaku yang agak berbulu sampai benar-benar basah dan air liurnya menetes-netes... sambil tangannya membuka ikat pinggang dan menurunkan celanaku hingga aku hanya mengenakan CD.

Dio : Oughhh nikmat banget sayang... kataku sambil menahan gairah yang kian memuncak... lalu gantian aku membuka baju Rina, Aku angkat bajunya hingga berada diatas siku tangannya sehingga ketiaknya yang berbulu tipis dan berkeringat terlihat jelas...

Aku makin nafsu melihat pemandangan ini dipadu juga dengan sepasang payudara yang tidak besar tapi bentuknya indah masih terbungkus bra hitamnya... langsung aku dorong dia perlahan hingga menempel tembok dan kujilati ketiaknya yang sangat membuatku bergairah...

Aroma tubuhnya benar-benar membuatku tergila-gila... Rina pun menikmatinya terdengar dari desahan-desahannya dan nafasnya yang makin memburu...

Rina : Ahhh honey... geli banget sayang... aku baru pertama kali dijilatin di ketiakku.... ssstttt oooohhhhhh...

Dio : Nikmatin aja sayang... aku pengen ciumin setiap jengkal tubuh kamu....

Tanganku mulai menurunkan roknya dan CD nya yang sudah basah sedari kita masih dimobil tadi... lalu aku buka bra hitamnya dan melepaskan semua bajunya sehingga terpampang jelaslah seluruh keindahan tubuh Rina yang begitu menggairahkan…

aku ciumi leher, telinga, ketiak, dan dadanya... aku mainkan putingnya yang sudah menegang di dalam mulutku, kupelintir-pelintir putingnya dengan lidahku dan sambil kubiarkan jari-jariku menari-nari diatas mekinya...

Rina sangat menikmati permainanku, terasa di tanganku cairan terus keluar dari mekinya hingga benar-benar basah… akhirnya kuputar menghadap tembok tubuhnya dan kujilati mulai dari tengkuknya hingga kedua bukit pantatnya yang seksi....

Dio : Sayang kamu lebarin sedikit kaki kamu...

Rina : Iya sayang... kamu mau apain aku juga aku udah pasrah honey, kamu benar-benar membuatku merasakan nikmat...

Lalu sambil berjongkok di belakang Rina yang sudah melebarkan kakinya aku mulai jilati pahanya sampai ke lubang pantatnya....

Rina : Arggghhh sayy... aa.. nnggg (Rina merintih keenakan) jangan disitu...aku maluu....

Aku tak peduli dan sambil kujilati lubang pantat Rina yang bersih dan rapat itu aku mainkan jari jempol tanganku mengelus-ngelus belahan Mekinya dan kuputar-putar tepat di itilnya yang sudah tegang... lumayan lama aku dan Rina menikmati posisi ini sampai akhirnya Rina mendapatkan orgasmenya yang pertama...

Agak terkejut juga aku ketika dia orgasme, aku kira hanya di Film BF saja perempuan klo orgasme sampai kayak orang kencing... ternyata Rina juga tipe perempuan yang seperti itu, tangan aku sampek basah kena semburan orgasmenya... benar-benar istimewa...

Rina : Oohhhh GOD... Yesss honey...iiihhhhhh.. ahhhhhhh... oooouuuhhhhhh... Keluarrr sayaaannnngggg...Ssssrrrrrtttt...

Tubuh Rina terguncang hebat ketika cairan itu menyembur dari mekinya dan kakinya gemetaran hampir jatuh...

Aku dengan sigap langsung berdiri dan memeluknya dari belakang sambil mencium bibirnya sedangkan kontol aku sudah sangat tegang di dalam CD terjepit dibelahan pantatnya... lalu aku arahkan dia ke tempat tidur...

Rina terlentang pasrah dan masih terlihat mukanya sedang menikmati orgasmenya barusan.. langsung aku ciumi payudaranya dan tangan Rina mulai bermain-main dengan kontol aku yang keluar sebagian dari CD ku... Kujilati seluruh payudaranya dan kuciumi bibirnya...

Rina : Sayang kamu tiduran sini... aku pengen jilatin dede kamu... (sambil dia menarik aku untuk rebahan disamping dia... lalu dia dengan telaten melepas CD ku hingga kontolku terbebas dan terlihat gagah)

Wow honey... aku sampek merinding lihat dede kamu... aahhhh... (langsung diemutnya kontolku sambil jari-jarinya yang mungil menari-nari di biji kontolku)

Dio : Oh Shit... Kataku menahan sensasi nikmatnya perlakuan Rina terhadapku...
Rina : Enak sayangku??? klo Rina giniin suka (katanya sambil memasukkan batang kontolku hingga menyentuh tenggorokannya)

Dio : Arrrghhhh... aku hanya bisa mengerang ketika terasa kepala kontolku terjepit tenggorokannya...

Rina : Aaahhhh... enak sayang? tanya dia lagi sambil mengocok kontolku yang urat-uratnya makin macho... lalu dia basahi tangannya dengan ludahnya dan dia lumuri semua kontolku dengan tangannya itu... Ouuhhh honey... aku pengen banget... katanya sambil mengusap-usap kontolku dengan kedua tangannya yang basah itu...

Lalu dia mengambil posisi diatas dan perlahan-lahan dia gesek-gesekan kepala kontolku dengan mekinya... Ahhhh... nikmat sekali rasa geli dan licin bercampur jadi satu.... lalu dia tekan pelan-pelan hingga kepala kontolku masuk ke mekinya...

Rina : Eeesssstttt.. aaahhhhh... enak banget sayang dede kamu... (matanya terpejam dan kepalanya mendongak menikmati kepala kontolku yang memasuki mekinya yang basah dan sempit)

Dio : aahh yess honey... masukin lebih dalem lagi ya... kataku sambil kudorong keatas pantatku pelan-pelan sampai akhirnya batang kontolku masuk setengah...

Rina menjerit tertahan “Eghh!!! eeennaa.. aaakk... Oh God” sambil dia tekan terus kontolku hingga masuk semuanya...

“Bless... ya ampun mentok banget honey!! AaaahhHHHH!!! Kamu jangan gerak dulu, aku aja yang gerak…...Kata Rina dengan wajah agak tegang antara nikmat dan takut cidera...

Rina mulai bergerak perlahan maju mundur menikmati kepala kontolku menggesek dinding terdalam mekinya... makin lama makin cepat Rina bergerak dan kuimbangi dengan kuputar-putar pinggulku sehingga terdengar suara becek dari mekinya...

Rina : Aaahhh sayanggg... nikmat banget... ouuuhhh... aaakk... ku baa..ruu ka..lliii ini... nger..a..aasss..aainn ML kk..aaa...yyaaa..g..iiinii...

Aku makin gemas melihat wajah cantik Rina memerah karena birahi yang sangat tinggi… lalu kupeluk Rina hingga menimpa tubuh aku...

Kupeluk dia dan mulai kunaik turunkan kontolku dengan tempo sedang... terdengar rintihan-rintihan kenikmatan Rina di telingaku setiap kontolku menghantam dinding rahimnya... Aaaahhh... Yeeessss... OOOoohhhh... TTerr...uuu...sss Say... aaa...nnnn..ggg...

sekitar 5 menit Kukocok meki Rina hingga cairan mekinya terasa membasahi biji kontolku... Saaayaaannggg... aakuuu mm..aaa..uu kkk..eeee..ll.uuuaaarr la...ggg..iiii rintihnya dan dia langsung menekan dadaku hingga posisinya tegak dan dia tarik mekinya sampai copot dari kontolku... dan akhirnya.... “AAAAAAAHHHHHHHH HONNEEEEYYYYYY.... Crreettt... Sssrrrttt...” Semburan hangat dari meki Rina sampai membasahi seluruh kontolku dan perutku...

Tubuh Rina langsung menindih ku dan terkulai lemas diatasku sambil nafasnya memburu dan badannya berguncang... “Benar-benar luar biasa... Pikirku” sekarang gantian kamu yang harus puas sayang katanya dan dia langsung nungging disebelah aku dengan gaya doggy style.

Aku pindah kebelakangnya dan mulai menempatkan kontolku di bibir mekinya yang sudah basah gk karuan dan mengeluarkan aroma khas kewanitaannya... Kumasukkan perlahan kontolku sambil kupegangi pinggulnya yang agak bergetar ketika kontolku menempel di bibir mekinya... kudorong pelan-pelan hingga setiap senti kontolku yang masuk bisa kami nikmati bersama2...

Aaaahhh... enakkk bangett sayangg meki mu... desah aku sambil mendorong masuk kontolku ke dalam mekinya yang sempit dan basah itu... dia juga meremas-remas sprei dengan ganas dan menggeleng-gelengkan kepalanya setiap aku mendorong masuk dan bibirnya digigit-gigit oleh dia menahan kenikmatan... akhirnya ketika tinggal sedikit lagi masuk semua aku hentakkan tiba-tiba hingga terasa bener-bener mentok di dalam mekinya dan Rina pun menjerit tertahan “ArrggHH Terus Sayang....”

Dengan nafsu yang menggebu-gebu kulebarkan pantatnya dengan kedua tanganku dan ku keluar masukkan dengan cepat kontolku ke dalam mekinya hingga berbunyi “Prett... Breeett... Preettt... Brettt... AaaahhHHH Yeeessss... Ohhh GOD....”

Aku tarik rambut Rina dari belakang seperti menunggangi kuda dan dia suka itu “Fuck mee honeeyyy... aaahhhh shiiitt...” Rina meracau tidak karuan dan aku pun mendesah-desah dengan nafas menggebu-gebu... kutarik kontolku sampai lepas dari mekinya dan kuhujamkan lagi sedalam-dalamnya berulang-ulang kali sampai Rina orgasme lagi dan kali ini tidak sampai menyembur tapi menetes-netes...

Baca juga  :  Hadiah Terakhir Nan Indah Dari Riniku Yang Cantik

Aku tidak peduli lagi, jari jempol tanganku kumasukkan juga ke dalam lubang pantat Rina “AaahhhHH Saayaanggg... kkkaa...mmuuu App..aa..i..n itttu... Enak.. Baa...nngg...eeettt” Rina makin menggila dan bersemangat, Keringat kami bercucuran deras kucabut jempolku dari lubang pantatnya dan dia kutekan sampai posisi tengkurap.. lalu aku dengan posisi seperti push up menghajar mekinya dengan kontolku...“Aaahhhhh Sayaaanngggg Semmpiitt Bangetttt” kata aku...

Rina sudah tidak mampu meladeni omongan aku hanya mendesah-desah dan menjerit keenakan ketika kumasukkan kontolku dalam-dalam...

Akhirnya setelah 15 menit aku pun hampir orgasme, kutindih tubuh Rina dari belakang dan kuciumi bibirnya sambil kupompa terus lobang mekinya...

Rina menciumi bibirku sambil mendesah kenikmatan... lalu aku bilang “Honeyyy... aakkuu mauu keluarrrr... pengen bareng sama kamu...”

Iya sayang... kelll...uuuaarrr... ba..rrre...ng... A..kk...uu... Ahhhh... Ouhhhhh... Dii.. d..aaalleem.. aajjaahh Ahhhh... OHHHH... FuccKK.... Jawab Rina sambil terasa cairan hangat di kontolku... aku pun langsunggg memompa sekuat tenaga yang tersisa... .Saaaayyyaaaanngg... Keeellluuuaaarrrrrr... AaaAarrrGGhhH!!

Akhirnya Spermaku yang sudah ingin berlomba-lomba menyembur keras sampai 3 kali klo gk salah hitung ke dalam meki Rina. Akhirnya aku terkulai lemas menindih tubuh Rina yang masih bergelinjang kenikmatan dari belakang dan kubiarkan kontolku didalam mekinya menikmati kehangatan dari meki Rina..

Habis itu kita berdua berciuman dan dia menjilati tubuh aku yang masih berkeringat lalu kita mandi dan memesan makan malam... itulah pengalaman saya dengan teman sekantor saya dan Kami masih sering melakukannya bila ada kesempatan...

Rina adalah wanita pertama yang bisa membuatku merasa benar-benar puas di tempat tidur dan dia juga merasakan yang sama...